Jumat, 05 Juli 2013

CARA MEMELIHARA KELINCI

CARA MEMELIHARA KELINCI

Saya akan berbagi tentang pengalamn saya dalam memelihara kelinci. Berdasarkan jenisnya, kelinci di kelompokkan menjadi 2, kelinci penghasil daging dan kelinci hias. Di antara jenis kelinci penghasil daging adalah : Vlaams, New Zealand, White England dll. Jenis kelinci hias antara lain : angora, lion, dan rex totol
Secara garis besar cara hidup dan berkembangbiak kelinci-kelinci tersebut sama. Berikut akan saya jelaskan cara-cara merawat, pembuatan kandang, pemberian pakan, dan semua yang berkaitan dengan kelinci, semoga bisa membantu pembaca unuk mengetahui lebih jauh tentang hewan lucu ini.


1.Kandang
Kandang mempunyai peranan yang sangat penting, karna kesehatan dan pertumbuhan kelinci sangat di pengaruhi oleh kandang, kandang juga berfungsi untuk melindungi kelinci dari predator, Kandang yang kotor akan menyebabkan kelinci mudah terserang penyakit, Berikut ini cara-cara dalam pembuatan dan penempatan kandang.
- mendapatkan sinar matahari yang cukup
- bersuhu sejuk, berkisar antara 15-20°C
- mempunyai ventilasi yang baik untuk pergerakan udara
- tempatnya kering
- Mampu melindungi ternak dari cuaca buruk
- Mempunyai tempat pembuangan kotoran
- Lantai kandang dapat dibuat dari kawat, bambu atau kayu
- Ukuran kandang bisa flexible, bisa dipakai patokan ukuran pxlxt : 90×60x60 cm, sarang beranak berukuran pxlxt : 40×30x30 cm

Kandang kelinci di bagi menjadi 4,
a, kandang pejantan
Dalam memelihara kelinci, antara jantan dan betina di pisahkan, untuk menjaga kesehatan kelinci, karena jika di campur, kelinci jantan akan memaksa betina untik kawin, akibatnya sel telur betina akan rusak dan menyebabkan keguguran.

b, kandang betina
Kandang betina sama dengan kandang pejantan, karna kelinci jantan dan betina tidak dapat di campur, maka di buatkan kandang sendiri-sendiri, Dalam satu kandang, dapat di isi beberapa kelinci, sesuai dengan ukuran kandang,

c, kandang untuk beranak
Saat akan beranak, betina di pisahkan, satu kandang untuk 1 ekor betina, di dalam kandang di beri kotak yag berbentuk balok untuk sarang dengan ukuran pxlxt : 40x30x30,/ menyesuaikan dengan ukuran induk. Kandang untuk beranak harus benar-benar mempunyai kondisi yang baik, usahakan agar pemangsa, biasanya tikus tidak dapat masuk ke dalam kandang, karna kasus yang sering terjadi adalah anak kelinci di mangsa oleh tikus.


d, kandang untuk anakan
Alas kandang di buat agak rapat, agar kaki anak kelinci tidak terjepit. Bisa di buat dari bambu atau kawat. Setelah disapih, anak kelinci di pisahkan dari iduknya dlm suatu kandang yang berbeda, agar induk dapat segera di kawinkan kembali.

2. Cara memilih kelinci yang baik
Selanjutnya adalah, bagaimana cara memilih kelinci yang baik, cirri-cirinya sebagai berikut :
- Pergerakan lincah dan aktif
- Mempunyai nafsu makan yang tinggi
- Performance tubuh seimbang (besar kepala dengan panjang tubuh dll)
- Bermata bulat bercahaya, selaput matanya bersih, mempunyai pandangan yang tajam dan cerah
- Telinganya lebar dan panjang
- Bagian-bagian yang berlubang (hidung, mulut, telinga, dubur) terlihat bersih
- Berkaki normal (terlihat kuat, kokoh dan berkuku pendek)
berbadan bulat, berdada lebar, padat dan singset
- Berbulu bersih, licin, halus, mengkilat dan rata
- Ekornya terlihat kecil, tumbuh lurus ke atas dan tampak menempel ke punggung serta bentuknya tidak miring
- tanda lain untuk induk betina adalah mempunyai cukup bulu untuk membuat sarang beranak, mempunyai pinggang yang lebar dan jumlah putting susu paling sedikit 8


3. Pemberian pakan
Makanan kelinci yang baik adalah yang terdiri dari sayuran hijauan, biji-bijian, dan makanan penguat (konsentrat). Makanan hijauan yang diberikan antara lain semacam rumput lapangan, limbah sayuran seperti kangkung, selada air, daun bunga kol, daun wortel, wortel, dan lain-lain. Sayuran hijau yang akan diberikan pada kelinci ini kalau bisa telah dilayukan dan jangan dalam keadaan segar. Proses pelayuan selain untuk mempertinggi kadar serat kasar, juga untuk menghilangkan getah atau racun yang dapat menimbulkan kejang-kejang atau mencret. Biji-bijian bisa berupa jagung yang digiling halus (hanya untuk campuran konsentrat), konsentrat : polard (kulit gandum), dedak halus, ampas tahu (terbatas).
Berikan makanan yang bergizi untuk induk yang menyusui dan anak kelinci, agar dapat tumbuh dengan maksimal.
Jadwal pemberian pakan :
Hijauan,bisa rumput, kangkung, dll. dengan jumlah sedikit diberikan sekitar pukul 07.00 atau 08.00 pagi setelah kandang dibersihkan terlebih dulu, kemudian pada pukul 10.00 pagi diberikan konsentrat, dan pada pukul 15.00 diberikan hijauan lagi tapi dalam jumlah yang banyak, karena kelinci lebih suka makan pada malam hari, dan istirahat pada siang hari.




4. Mengawinkan Kelinci,
Kelinci yang sudah berumur 5 bulan siap untuk di kawinkan. Sebaiknya dalam mengawinkan kelinci menunggu waktu yang tepat. Apabila kelinci terlalu muda, akan berpengaruh pada kesehatan calon induk dan berpengaruh pada keturunan.
Caranya mengawinkanya adalah,
- kelinci betina di tempatkan satu kandang dengan kelinci jantan,
- tunggu beberapa saat, kelinci akan kawin,
- biarkan sampai 2 kali perkawinan,
- kemudian pisahkan kembali
Tanda-tanda kelinci yang bunting dapat di lihat dari 15 hari sesudah di kawinkan.
- kelinci cenderung lebih agresif , ( coba letakkan kelinci yang bunting 1 kandang dengan kelinci jantan, apabila bunting, betina akan menolak, dan melawan pejantan)
- perut betina menjadi lebih besar
- puting susu mulai terlihat
- pada hari ke 25 kelinci mulai membawa makanannya yang berupa rumput ke dalam sarang, dan mulai merontokkan bulunya di dalam sarang
Setelah 30 hari dari perkawinan, anak kelinci akan lahir, biasanya terjadi pada malam hari. Anak kelinci berjumlah 4-10 ekor, saat baru lahir, anak kelinci belum memiliki bulu dan matanya masih tertutup, pada masa ini anak kelinci sangat lemah. Beri makan induk dengan kandungan vitamin yang cukup, agar anak kelinci mendapt gizi yang cukup dari air susu induknya.


Demikian sedikit pengalaman saya tentang memelihara kelinci, semoga biasa membantu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar